-webkit-border-radius: 100px; -moz-border-radius: 100px; border-radius: 100px; #linkwithin_logolink_0 {display:none;}

15 Menit Pertama Yang Menentukan

http://www.flickr.com/photos/ratuna173/5605337434/
Seorang kawan beristrikan seorang kritikus film.  Darinya saya diberitahu bahwa, critical time from a movie is the first 15 minutes.  Jika dalam 15 menit pertama, sang kritikus sudah gelisah, bisa dibilang  alur cerita film tersebut tidak menarik.  Atau bisa dipastikan juga, filmnya jelek.  Tapi jika lewat dari masa 15 menit sang kritikus masih duduk di tempat, berarti Anda berhasil mendapatkan perhatiannya.

Blogging pun demikian.  Tulisan yang panjang kemungkinan besar akan membuat bosan pembaca blog Anda.  Sedangkan jika terlalu pendek, yang punya blog khawatir pesan yang akan disampaikan belum atau bahkan tidak optimal.  Dari salah satu bacaan mengenai tips how to write your blog, menulis artikel blog juga mengenal konsep yang sama.

Maka tantangan seorang blogger selain komitmen untuk selalu meng-update lamannya adalah bagaimana caranya menyajikan sebuah tulisan yang menarik.  Tidak bertele-tele dalam membahas tema, pesan tersampaikan dan dimengerti oleh pembaca.  

Untuk komitmen update blog, terus terang saya masih kedodoran.  Kalau rajin, sebulan bisa posting 4 artikel yang artinya rata-rata 1 artikel per minggu.  Kalau malasnya lagi 'kumat', sebulan bisa cuma satu atau bahkan ngga update sama sekali *toyorkepalasendiri*.

Untuk menyikapi panjang pendeknya artikel, saya pakai metode self esteemed.  Jika saya tidak suka dengan tulisan sendiri artinya ada yang harus diperbaiki.  Mungkin ada bagian yang kudu diedit lagi.  Yang biasa saya lakukan sebagai antisipasi tulisan yang rasanya kepanjangan, saya biasanya melakukan cara-cara sebagai berikut :

  1. Pakai ilustrasi / image yang menunjang tulisan seperti tulisan yang ini.  Picture has a million words, remember ?
  2. Buat sub-heading atau pilah berdasarkan kategori, sebetulnya apa sih yang mau disampaikan ?  Maksudnya biar fokus.
  3. Atau tetap bikin satu lalu bagi dua.  Ibarat film, ada sequel nya ^_^ seperti yang saya lakukan mengenai perjalanan ke Hanoi bagian 1 dan part 2.

Bedakan dengan postingan tentang trip ke Bangkok di mana saya pisahkan berdasarkan sub-heading.  Sub-heading pertama menjadi tulisan berdasarkan kesan-kesan selama mengunjungi negara Siam tersebut.  Sedangkan artikel yang kedua masih tentang perjalanan yang sama, saya bercerita mengenai kegiatan apa aja yang bisa kita kerjakan untuk menikmati kota Bangkok dalam sehari.

Kelihatan bedanya, 'kan ?


2 comments:

  1. Wah, dapet ilmu baru euy.. thanks, mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Adit, terima kasih sudah BW.
      Salam kenal :)

      Delete

Hai ^_^
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan saya di blog ini.
Silakan tinggalkan komentar yang baik.
Mohon maaf, komentar anonim maupun yang sifatnya spam, tidak akan dipublikasikan.
Keep reading and Salam !