-webkit-border-radius: 100px; -moz-border-radius: 100px; border-radius: 100px; #linkwithin_logolink_0 {display:none;}

Manfaat Liburan Bagi Anak

Haiyyaa tak terasa musim liburan sudah di depan pintu.  Sudah menetapkan tujuan liburan atau malah tidak ada rencana berlibur sama sekali ?

Kami sendiri belum ada rencana yang spesifik sebab tahun ini fokus dengan urusan sekolah Kakak Cantik mulai dari persiapan Ujian Nasional disambung lagi dengan pendaftaran sekolah barunya. Most likely liburan semester kali ini harus ditunda dulu deh.  Padahal biasanya jauh hari sebelum liburan tiba, anak-anak sudah excited and curious about our holiday's plan. Well sorry, not this time, kiddos !




Saya masih ingat, almarhum kedua orang tua saya dulu selalu meluangkan waktu khusus untuk berlibur. Tujuan wisata bisa macem-macem; mulai dari daerah pegunungan,laut juga mengunjungi tempat wisata sarat sejarah. Jauh dekat semua dilakonin. Mulai dari keliling musium yang ada di Kota Jakarta hingga tour de Jabar alias keliling Jawa Barat pake mobil sedan yang isinya umpel-umpelan kita berlima.  Pegel tapi seru !

Lokasi yang berbeda bahkan memberikan kami pengalaman mencoba moda transportasi yang berbeda seperti kereta api, bis, pesawat terbang sampai naik getek !  Ada pengalaman tak terlupakan dengan si getek ini.  Saya yang waktu kecil hobi pake topi, sampai-sampai harus merelakan topi kesayangan yang diterbangkan angin ke tengah danau (hiks).



Di kali lain, kami harus langsung ke rumah sakit karena tanpa sengaja tiga jari tangan saya berdarah parah terjepit pintu mobil.  Almarhum Bapak selalu merasa bersalah kalau saya singgung kisah itu karena beliaulah yang menutup pintu mobil tanpa menyadari jika tangan saya masih menempel di bingkai pintu.  Dari pengalaman itu, semenjak punya anak, saya selalu lihat dulu ada di mana posisi tangan anak-anak sebelum menutup pintu mobil. Nahh !!

Maka dari itu ketika berbincang dengan seorang kawan, saya harus setuju dengan pendapatnya yang mengatakan bahwa liburan merupakan salah satu proses pengayaan anak.  Investasi masa depan yang sangat berharga. Buktinya sampai sekarang, saya masih ingat kejadian-kejadian itu.  Padahal kadang orang tua saya pun udah ngga ingat lagi sama kejadiannya.



Jadi katanya nih, manfaat liburan bagi anak adalah sebagai berikut. Dan kelihatannya bukan teori semata karena saya sendiri sudah merasakannya.
  • Wawasan baru.  Bahwa ada kehidupan yang berbeda di mana kondisinya bisa lebih baik atau malah lebih buruk dari kesehariannya.  Diharapkan si anak belajar beradaptasi dengan perbedaan. Karena punya referensi lain maka anak-anak punya pendapat sendiri mana yang lebih baik mana yang tidak.
       Contoh ketika kami berlibur ke salah satu negera tetangga.  Kakak Cantik
       mengatakan betapa nyamannya naik MRT karena semuanya teratur, 
       sayangnya penduduk lokal kurang ramah dibandingkan orang Indonesia.
       And that's how my daughter 14-yo found about Singapore !
  • Menumbuhkan jiwa berpetualang pada anak.  Although we have set plan for the trip sometimes things happened.  Dari kondisi ini mengajarkan anak untuk menghadapi resiko dan bagaimana menangani resiko tersebut. Karena ternyata tidak selamanya 'steadiness' itu baik.
  • Mengagumi keindahan alamberarti mengagumi maha karya Sang Pencipta.  Ada unsur spiritualnya lho selain hanya mencontohkan ibadah wajib saja.
  • Menumbuhkan kesadaran anak untuk menyayangi alam sekitar. Kepada siapa lagi kita titipkan bumi ini selain kepada mereka, the next guard of the universe.  Tanpa rasa memiliki, akan sulit timbul rasa sayang 'kan ?
  • Liburan adalah sarana outbond antar anggota keluarga.  Perekat hubungan keluarga di mana sehari-hari setiap anggota keluarga sudah disibukkan oleh kegiatan masing-masing.  Ayah ibu yang pekerja.  Jadwal sekolah dan les anak yang ternyata makan waktu juga (itu mah kita bangeddtt !).  Karena stress release, biasanya kita bisa omongin apa aja. Insya Allah, komunikasi ancar dan hubungan pun lebih terbuka.
  • Menumbuhkan kebiasaan mengeluarkan pendapat pada anak.  Bisa dimulai dari fase merancang rencana liburan, misalnya dengan bertanya tujuan liburan berikut alasan pemilihannya.  Dan jika tujuan sudah ditentukan, kita bisa juga meminta pendapat mereka mengenai aktivitas apa saja yang akan dilakukan selama liburan.  Dari sini biasanya dilanjuti dengan proses tawar-menawar antara kami dengan anak-anak.  Karena ini adalah liburan keluarga maka acaranya pun harus bisa dinikmati oleh semua anggota keluarga bukan ?  Dengan berbicara, kami mengetahui keinginan anak dan sebaliknya. 
  • Hal penting lainnya adalah memberikan pengertian pada anak tentang anggaran liburan.  Mungkin ada beberapa orang tua yang tidak sepaham akan pendapat ini which is fine.  Pembelajaran yang ingin saya dan Suami Ganteng sampaikan pada anak-anak adalah, tidak selamanya yang mahal itu bagus.  Dengan biaya yang terjangkau pun, liburan seru bisa kita dapatkan.  Jika dari awal sudah ditetapkan akan bepergian yang membutuhkan biaya tidak sedikit, maka semua harus berkomitmen untuk tidak melakukan pengeluaran yang tidak perlu alias kudu mau nabung bareng. Artinya juga mau dikurangi alokasi beli buku cerita, tidak beli mainan dst dst hehehe !

Pengalaman berlibur dengan orang tua di masa kanak-kanak saya telah meninggalkan kesan yang mendalam bagi saya. Saya harapkan, saya pun memberikan hal yang sama kepada anak-anak seperti yang telah diberikan oleh kedua orang tua saya. 

Dari liburan biasanya banyak cerita yang tak terlupakan seperti jejak yang tak bisa dihapus. 

Karena setiap perjalanan punya cerita.

8 comments:

  1. ah...sepakat dewh
    liburan keluarga memang banyak banget manfaatnya. Saya juga merencanakan paling tidak setahun sekali untuk liburan bareng keluarga

    ReplyDelete
  2. setuju mak...setiap perjalanan punya cerita.
    semoga kita bisa menorehkan kesan yang indah dalam memori anak2 kita ya, mak ^_^

    ReplyDelete
  3. Hi mak salam kenal, benar banget mba, liburan itu investasi. Saya sampai sekarang juga masih ingat momen liburan bersama orangtua. Selamat liburan yaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga kawanku.
      Selamat berlibur juga yaaa ^_^

      Delete
  4. biasanya kalau liburannya menyenangkan akan melekat di ingatan anak2, Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget, mba Chie.
      Happy holiday :)

      Delete

Hai ^_^
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan saya di blog ini.
Silakan tinggalkan komentar yang baik.
Mohon maaf, komentar anonim maupun yang sifatnya spam, tidak akan dipublikasikan.
Keep reading and Salam !