-webkit-border-radius: 100px; -moz-border-radius: 100px; border-radius: 100px; #linkwithin_logolink_0 {display:none;}

5 Healthy Food That You Crave All The Time

There is always 1st time for everything.  And this is my first post for Wellness Wednesday, initiated by Rina and Maureen.

I took the challenge for following reasons:
  • Practicing my English so I don’t forget them.  If I can’t practice the language as I used to be, at least the writing ability still there #LOL
  • Self-commitment for writing, regardless what language it is.  I hope by having this “obligation” –if I may say so- I will improve my writing skill.



So, here you go.  My first English posting for Wellness Wednesday where I chose 5 fealthy foods that I crave all the time.  Well, at least I am keeping them ready on our fridge ^_^

What To Do in Lombok

Senang wisata pantai sekaligus gunung ?  

Lombok should be your perfect choice.

Ini adalah contoh itinerary  ketika kami liburan lalu ke Lombok.  Untuk saya dan anak-anak si penyuka laut dan Suami Ganteng the mountain lover.



D1. Jkt - Lombok, check-in di penginapan di Gili Trawangan.
D2. Eksplorari Gili Trawangan dan sekitarnya.
D3. Check out dan pindah ke Pulau Lombok
D4. Eksplorasi daerah selatan utara Pulau Lombok; kaki Gunung Rinjani
D5. Eksplorasi daerah selatan Pulau Lombok; wisata pantai
D6. Kembali ke Jakarta

How To Get To Gili Trawangan
Jika hendak ke 3 pulau tersebut, lokasi penyeberangan semuanya berada di kawasan Senggigi. Karena lokasi Senggigi memang tepat di seberang 3 Gili.  Makanya di sana banyak ditemukan pelabuhan penyeberangan yang dikelola oleh swasta.  Jika kita ke Lombok dengan menggunakan kapal terbang dan langsung ke Gili, kita bisa cek di tempat menginap apakah mereka menyediakan jasa airport pick-up service.  Artinya, dari airport langsung ke lokasi hotel di Gili, tinggal bawa badan dan ga bingung dengan masalah transportasi.  Biayanya tergantung hotel tempat kita menginap.  Variatif, biasanya mulai dari Rp 1,5 hingga Rp 2 juta.


5 Cara Mudah Dapatkan Rekening Online Bank Sinarmas

Sekarang ini bisa dibilang tidak ada aktivitas yang ngga pake antri.  Mulai dari beli BBM, cari tempat parkir di pusat pembelanjaan, beli tiket nonton film di bioskop, mau makan di restoran pun tak luput dari antri-mengantri (malah kadang harus pake reservation segala, *jengkel*) bahkan ke toilet umum pun antri !

Melelahkan, ya.  Bikin pegel hati, seringnya sih begitu.  Apalagi jika durasi mengantri lebih lama dibandingkan kegiatan yang dimaksud.  Terlebih di waktu peak hour seperti masa liburan atau akhir pekan.  Betul-betul harus punya persediaan urat sabar ekstra !  Sampai-sampai kami punya kesepakatan, jika tempat yang kami tuju antriannya tidak bisa ditolerir maka niat semula dibatalkan dan dialihkan ke tempat lain.  Biasanya ini berlaku jika ingin menghabiskan waktu akhir pekan di restoran favorit keluarga kami.  Berdasarkan pengalaman, antri dengan perut kosong itu tidak baik untuk uji kesabaran, hehehe.  Jadi untuk menghindari mood yang tidak baik, lebih baik kami mengalah dengan merubah tujuan tempat makan, misalnya.  Dibuat santai aja.


Credit of Bank Sinarmas

Yang Unik Dari Lombok

Liburan akhir tahun yang nota bene adalah school break semester ganjil kudu diundur ke awal tahun karena alasan klise; orang tuanya baru dapet ijin cuti after New Year.  Alhasil, minta ijin ke pihak sekolah untuk minta “tambahan hari libur” anak-anak ^_^.  

Kembali menyusur area Timur Indonesia, kali ini pilihannya jatuh ke Pulau Lombok.  Hampir seminggu mengeksplor pulau ini, Lombok ternyata bukan hanya ayam Taliwang dan Kepulauan Gili atau biasa disebut 3 Gili (Gili Trawangan, Gili Menok dan Gili Air) oleh penduduk lokal.  Selain tempat eksotis yang baru kami datangi; banyak temuan dan kenalan baru yang kami peroleh dari trip ini.  Setiap perjalanan memang selalu punya ceritanya sendiri-sendiri. 

Postingan kali ini khusus bahas yang unik-unik dari Lombok.

Rumah Kotoran Sapi Suku Sasak
Sekilas selama ini orang mendengar bahwa rumah adat suku Sasak terbuat dari kotoran sapi.  Setelah mendengarkan keterangan local tour guidelocal yang notabene juga penduduk asli Suku Sasak, ternyata kotoran sapi dipergunakan sebagai salah satu pendukung dalam proses pembuatan rumah adat mereka.  Jadi alas rumah dibuat dari campuran adonan pasir, kelapa dan air.  Setelah selesai dibentuk menjadi lantai rumah, untuk melicinkan lantai bangunan mereka menggosoknya dengan kotoran sapi segar.  


Jadi inget perkampungan Suku Baduy Banten

Sauyunan, 3 Tahun K3B

Sambil nulis ini sebenernya saya sedang mencoba mengingat-ingat lagi, why I decided to join, back then. Unfortunately, nihil.  Blank.  Ga inget sama sekali, hehehe

Hingga sekitar Desember tahun lalu ketika makmin KEB woro-woro kalau KEB akan ultah yang ke-3 tahun ini.  Eh, ternyata sudah 3 tahun ini nimbrung di komunitas ini !  Time flies.

Tiga tahun.  Apa saja yang sudah saya dapatkan selama itu.

Pertemanan
So pasti donk !  Kalo ikut di komunitas tapi ga nambah temen, ibaratnya mubazir.  Di sini saya bisa kenal dengan emak-emak keren yang sudah eksis duluan di dunia blogging.  Yang sebelumnya hanya saut-sautan di dunia maya, ikut beberapa acara off line, saya jadi bisa kenal dan bincang langsung dengan mereka.  Secara gak langsung, saya sudah melakukan networking.  Insya Allah barokah, amin.

Semangat Menulis
Dengan BW dan melihat karya Emak lainnya, keinginan menulis jadi terpacu.  Jujur, salah satu tantangan blogging itu adalah konsistensi dalam menulis.  Walaupun tidak langsung diutarakan, namun ide sering menghampiri setelah berkunjung ke blog emak lainnya.  Jadi penting 'kan dalam menjaga semangat menulis ?

Untuk menjaga spirit menulis, saya juga memberanikan diri menjadi kontributor tetap web KEB.  Ga gampang memang, jumpalitan ngatur waktu dengan aktivitas saya lainnya karena selalu ingin memberikan postingan terbaik saya, *tsah !