-webkit-border-radius: 100px; -moz-border-radius: 100px; border-radius: 100px; #linkwithin_logolink_0 {display:none;}

TIPS Membuat Dropdown Menu - part 1

membuat drop down menu

Salah satu kesulitan -kalau boleh saya sebut begitu- menjadi random blogger adalah mengelola kategori. Karena kategori ini adalah hak prerogratif yang punya blog, maka penulisan kategori bisa sesuka hati. Jika tidak disiplin atau belum punya pola atas kategori, bisa jadi kita akan berakhir dengan begitu banyak kategori.

Walaupun blogspot sudah berbaik hati menyediakan template tampilan kategori [category lay out], namun jika melihat jumlah kategori yang segitu banyak ternyata bisa memungsingkan.  Opsi yang disediakan blogspot ada 2. Pertama kategori yang bersusun vertikal [cloud].  Kedua kategori yang disusun vertikal ke bawah.  Semua sudah saya coba.  Yang berderet ke bawah, ternyata makan tempat, karena begitu banyak kategori yang saya miliki. Akibatnya harus scroll down berkali-kali. Untuk vertikal atau cloud, gak perlu scorll down laman terlalu jauh ke bawah tapi puyeng lihatnya.  Nah, saya aja yang punya blog pusing, gimana orang lain ?  That moment, I know I have to do something about it.

Dari hasil blog walking menyasar ke site orang lain, saya putuskan bahwa menu drop down sesuai untuk blog saya yang punya beragam tema.  Mengapa drop down menu ?  Karena menu model ini,memudahkan pengunjung dalam pencarian artikel.  Yang penting lagi, tampilannya sistematis.


Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana membuat tampilan yang sistematis mengingat kategori yang kita buat sudah banyak ?  Apakah bisa kelihatan sistematis dengan mempertahankan banyak kategori ?  


For the shake of artistik ditambah dengan keterbatasan lebar [width] ukuran laman, ternyata ada kategori yang harus dipangkas.  Sekarang, bagaimana memilah mana yang di-keep dan mana yang dibuang ?

Ini dua cara yang saya pakai dalam memilah kategori.
...ppsstt, ini cara saya sendiri ya, kalau Anda punya mekanisme yang lebih OK, boleh dishare ^_^

Analisa Kategori
Saya menganalisa blog post yang saya buat selama ini perihal apa saja.  Dari situ saya buat tema besar sebagai level pertama beserta level keduanya.  Contoh, saya suka jalan-jalan maka saya buat level pertama yang saya namakan sebagai Travelogue.  Di travelogue ini saya mostly bahas tentang apa ?  Oh, ternyata tentang perjalanan itu sendiri.  Lalu saya juga bahas makanan [kuliner/food].  Jadilah dua sub-kategori dalam Travelogue; yaitu Travel Story dan Food Story.

Cara yang sama saya aplikasikan juga pada kategori-kategori lainnya.  Apakah semua ada level dua atau sub-kategori ?  Ngga juga.  Sesuaikan aja dengan kondisinya.  Jangan ragu untuk buat kategori yang baru yang Anda pikir lebih pas.

Statisik Komentar
Saya lupa baca di mana tapi si penulisnya mengatakan bahwa, kita dapat memutuskan kategori blog kita berdasarkan Popular Posts atau post yang paling banyak dikomentari orang.  Kalau yang bisa saya simpulkan, popular post belum tentu dikomentari orang banyak dan begitu juga sebaliknya. Untuk popular post sendiri udah tahu, ya ?  Yaitu blog post yang paling banyak dibaca orang.

Kombinasi dari kedua cara di atas menghasilanya level satu dan level dua seperti tampak berikut.
Ini yang saya sebut sebagai level satu kategori.


Dan ini sub-kategorinya [level 2].




Selesai dengan tata kelola kategori, mari kita lanjutkan dengan pembuatan program menu drop down ini dengan CSS !  

bersambung


11 comments:

  1. makasih banget tutorialnya ya mbak, mau belajar ah aku

    ReplyDelete
  2. bersambung ... "Pembalasan Si Drop down menu" hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngga cuma cerita silat aja yang bersambung, hihihi

      Delete
  3. Paasss mbanget! blog saya random yang belum teratur menunya...Trimakasih postingannya,Mak..

    ReplyDelete
  4. populer post diblog saya hampir semuanya ttg beauty (review kosmetik)...tapi postingan saya kebanyakan ttg blogging...duuhh galau XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. berarti tema review kosmetiknya yang banyak dicari tuh, mba

      Delete
  5. Jadi bisa lebih simple ya mbak, sip deh nunggu tutorialnya :)

    ReplyDelete
  6. Waduh ini inspire bgt mba. Aku tiru gpp ya hehehe. Makasih.

    ReplyDelete

Hai ^_^
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan saya di blog ini.
Silakan tinggalkan komentar yang baik.
Mohon maaf, komentar anonim maupun yang sifatnya spam, tidak akan dipublikasikan.
Keep reading and Salam !