-webkit-border-radius: 100px; -moz-border-radius: 100px; border-radius: 100px; #linkwithin_logolink_0 {display:none;}

Bogor Community Day



September biasanya dirujuk dengan September Ceria-nya Vina Panduwinata.  As for me, this September was September Creative !

Why ?

Because I attended numbers of creative programs !  Rasanya ada banyak acara yang didatangi and those were triggered because of  my curiosity.  You damned right, curios kills cat.  But hey, it enrich my knowledge and surely made me have tons to post on my blog.  

Starting with BOTRAM 2015, followed with Bon Jovi's concert, other food tasting at Street food Festival and another creative event was Bogor Community Day held on 19-20 September at Lippo Plaza Bogor a.k.a Mall Ekalokasari.


Bogor Community Day ini adalah ajang Kumpul Komunitas se-Bogor.  Ada banyak komunitas yang ikut; mulai dari komunitas berbasis hobi hingga kelompok yang punya perhatian pada masalah-masalah sosial seperti Perempuan Bogor Anti Korupsi dan Kelas Inspirasi chapter Bogor.

Digelar selama dua hari, kami datang ke sini di hari pertama.  Walau judulnya ke mall tapi tujuannya bukan untuk shopping melainkan lihat perhelatan.


Bogor First Streetfood Festival 2015

Bogor streetfood festival 2015


Belum lama berselang dari Bogor Travel and Meals Festival 2015, sudah ada lagi acara yang mengusung tema kuliner.  Kali ini berjudul Streetfood Festival.  Kabarnya acara ini digagas oleh VisitBogor.com sebagai perayaan atas terpilihnya VisitBogor.com sebagai portal media terbesar Kota Hujan.  Jika BOTRAM 2015 fokus pada lokal konten dan destinasi wisata sekitaran Kota Bogor, maka acara yang digelar di parkiran Bogor Trade Mall dari 25 - 27 September ini mengetengahkan 
jenis makanan yang kekinian plus musik.  Anak gaol banget deh pokonya !

Penasaran dengan tema yang diusung maka Sabtu pagi kemarin 26/9, kami berempat pun langkahkan kaki ke sana.  Sengaja datang pagi, menghindari keramaian orang.  Update yang saya baca dari IG Visitbogor , jumlah pengunjung membludak hingga ada stand makanan yang sold out sedangkan antrian calon pembeli masih mengular.  Wow, makin penasaran !


Masih pagi, pengunjung masih sedikit tapi belum semua gerai beroperasi ^_^


1-DAY TRIP SUKABUMI



Ada 3 hal mendasar *taela !* yang akhirnya membulatkan niat untuk keliling Sukabumi;
  • Pertama.  Gegaranya lihat liputan wisata kuliner sehari Kota Sukabumi di salah satu televisi.  
  • Kedua, pengen nyobain naik kereta Pangrango jurusan Bogor - Sukabumi setelah jurusan ini sempat divakumkan beberapa saat.   Walau jarak tempuh Bogor - Sukabumi hanya 57Km, ngga beda jauh dengan jarak Bogor - Jakarta yang 60Km itu, tapi waktu tempuhnya lebih edan.  Bisa sampe 5 jam hanya untuk one-way ! Lupakan rencana bolak-balik Bogor-Sukabumi-Bogor dalam sehari. Alamat bete to the max !  Jika baca atau dengar tentang kemacetannya, seolah  permasalahannya lebih ruwet dari soal Fisika atau matematika Calculus.  Tak terurai, ga tahu solusinya seperti apa dan entah kapan beresnya.
  • Dan alasan terakhir.  Udah lama banget ngga bepergian sama sepupu gw, Aci and Tia.  Mereka ini kakak adik, anaknya Om gw dari pihak Nyokap.  When we were kids, we used to play together.  Jaman kecil dulu, kalo libur sekolah, pada sering nginep di rumah en diajak jalan sama Nyokap.  Jadi ceritanya pengen ngulang lagi kebersamaan.  Dari beberapa kali kesempatan ngumpul, cuma sebatas omongan dan keinginan untuk jalan bareng.  So I think this is the best time. Ditunda lagi, alamat ga pergi-pergi ^_^
Ki-Ka: Aci, Gw, Tia
Nunggu kereta di peron Stasiun Kereta Paledang, Bogor

Dua Jam Bersama Bon Jovi



Selera itu abstrak, intangible.  Tak berbentuk tapi terasa, mirip angin, seperti kent... ups, hehehe, sorry ngaco.  Selera di sini termasuk selera musik.  Bagai mengutip lirik lagu (entah lagunya siapa), engkau di sana, aku di sini begitu juga selera musik gw dan Suami Ganteng.  

Umur boleh samaan tapi do'i senengnya dengerin lagu-lagu jadul.  Jadulnya nggak ketulungan, oldies banget.  Kalo ngga familiar sama nama-nama seperti Nat King Cole, Elvis Presley, Everly Brothers, The Gypsy King, silahkan browsing and you'll find out.  That's why ketika almarhum Bokap masih ada, mereka berdua klop banget.  Selera musiknya sama bok !  Nyambung kalo udah omongin soal musik ^_^

Beda sama gw yang selera musiknya lebih 'kekinian' *uhuk.  Maksudnya kekinian tuh, lebih kini dibanding periode musikus kesukaan Suami Ganteng.  Walau jika dilihat dari kacamata anak sekarang sama juga, baheula pisan hehehe.

But at least gw masih tahu siapa itu Michael Learns To Rock (MLRT), mengikuti lagu-lagunya Mariah Carey, seneng juga dengerin karyanya almarhum Whitney.  Pokoknya sebutin aja deh, pemusik era MTV, mungkin gak hapal lagu mereka tapi minimal tahu kalo musikus itu exist.




BOTRAM 2015

BOGOR TRAVEL AND MEALS FESTIVAL 2015

Salah satu yang saya sukai dengan tergabung dalam suatu komunitas adalah up-date informasi yang boleh dibilang selalu up-to-date. Tidak jarang saya mendapatkan informasi yang bahkan belum dipublikasikan oleh mass media, namun mekanisme viral membuat jadi tahu terlebih dahulu.  

Begitu juga tentang BOTRAM 2015.  Infonya sudah beredar di grup hampir satu minggu sebelum perhelatannya sendiri.  Dengar nama acaranya lucu juga karena botram dalam Bahasa Sunda artinya makan ramai-ramai.  Biasanya botram ini identik dengan acara semacam piknik.  Kekhasan dari botram yang pernah saya lakonin sebagai origin etnis Sunda, orang yang menghadiri botram akan membawa signature dish masing-masing.  Kalo bahasa kekiniannya, pot luck gitu deh.

Sedangkan BOTRAM 2015 ini adalah kependekan dari Bogor Travel and Meals Festival. Hmm, makanan memang nggak pernah bisa dipisahkan dengan jalan-jalan.  Atau sebaliknya ?

TIPS Membuat Drop Down Menu - part 2

tips membuat drop down menu

Maaf ya, setelah hampir dua minggu, baru ketulis bagian kedua TIPS Membuat Dropdown Menu.
Ngulang sedikit postingan lalu.  Efek kegalaun dalam menentukan saya ini blogger apa [Baca juga Tentang Niche Blogger vs Life Style Blogger] nampak nyata dalam penentuan kategori artikel. Daripada galau berkepanjangan, akhirnya saya tetapkan untuk tetap melanjutkan kesenangan menulis apa saja seperti biasa dan memilih merapihkan tampilan kategori menjadi Drop Down Menu.  Aha !

Boleh dibilang nekat secara saya ngga punya basic soal programming atau coding apalagi CSS. But curiosity beats everything.  Saya pun mulai browsingdan berdasarkan hasil berbagai rupa drop down menu tutorial yang saya temukan, inilah cara yang saya pilih.