Mengapa Drama Korea Banyak Disukai

by - May 05, 2014

Image from Drama.net

Sekarang ini siapa yang tidak kena demam drama korea atau yang seringnya disebut K-Drama, kependekan dari Korean Drama.  Saya pun yang awalnya tidak menggubris akhirnya menyerah juga oleh gempuran serial dari negeri Ginseng ini, walaupun masih belum termasuk kategori fans akut (hehe, pembelaan diri).  

Ada ritual tersendiri yang biasanya dilakukan sebelum menonton K-Drama.  Kenapa demikian ?  Karena saya bukan termasuk yang betah duduk nonton belasan apalagi puluhan episode.  Personally, I preferably wacth one-time movie.  Play-watch-finish !  ^_^

Kebayang betapa betenya kalo udah nonton sekian episode, ternyata ceritanya basi-garing plus ga suka sama karakter-karakternya.  Untuk menghindari itu semua; pastinya saya akan browsing dulu.  Sumber referensi bisa dari wikipedia, IMDB atau blog-blog K-Drama mania yang bertebaran itu. Jika berminat setelah baca sinopsisnya, suka dengan genre filmnya, pemainnya bukan artis Hallyu ABG unyu-unyu itu and (this is the most important ones) episode kurang dari 20, most likely I’m gonna watch it otherwise forget it !

Dan setelah nonton beberapa judul K-Drama yang jumlahnya masih bisa dihitung dengan satu tangan, termasuk Winter Sonata yang kabarnya sempat menghebohkan jagat K-Drama itu; saya belajar hal-hal yang menarik dari drama yang pada prinsipnya mengumbar emosi penontonnya ini.

Cinderella Syndrom
Mostly the movie is about poor girl who falls in love with rich guy atau sebaliknya.  Dari 5 judul yang sudah saya tonton, tidak pernah tentang rich girl who falls in love with poor guy, hehehe.  Bisa dipastikan di awal cerita, si wanita tidak tahu jika pria yang dijatuhi cintanya itu adalah anak seorang konglomerat. 

Cinta (lebih dari) Segi Tiga
Untuk meramaikan cerita, yang dijatuhi cinta dan menjatuhi cinta pada orang yang sama biasanya lebih dari seorang.  Maka jadilah jalinan cerita yang ruwet, sudut-sudut cinta membangun bukan hanya cinta segi tiga malahan bisa jadi segi empat, pentagonal bahkan heksagonal !  Eh, ini cinta atau tentang geometri ?  *Hallah*

Adegan Wajib K-Drama
Adegan-adegan berikut ini kelihatannya wajib ada karena selalu muncul di semua judul K-Drama yang saya lihat !  Scene di rumah sakit, entah si wanita atau si pria yang jatuh sakit.  Kegiatan piknik bareng juga jadi media yang mempertegas rasa antara si wanita dan pria selain scene di rumah sakit tadi (uhuks !).  Karena biasanya si cewek dari kasta rendahan (Cinderella Syndrom tea), tidak jarang muncul adegan di mana si wanita jadi korban bully yang dilakukan entah oleh teman si pria atau bahkan oleh pihak keluarga pria yang ga suka hubungan kasih keduanya.  Namun biasanya, si pria stand behind the girl’s back, belain habis.  Bangsa penghuni negeri Ginseng ini dikenal juga sebagai peminum arak (soju), jadi ga heran kalau sampai disuguhi adegan tokoh sentralnya sedang mabuk.  Nah, pas mabuk itu, keluar deh seluruh isi hatinya.  Curcolnya pas lagi ga sadar, hehehe. 
  
Unsur Budaya
Bakalan tahu kalo hasil produksinya bakal ditonton orang sedunia maka K-Drama juga dijadikan sebagai media pengenalan budaya bangsa Korea.  Dan sebagai mana orang Asia lainnya, maka dalam K-Drama pun kita akan menjumpai nilai-nilai budaya Asia pada umumnya.  Kita akan menjumpai (sering malahan !) adegan makan bersama yang menyajikan makanan lokal.  Dari K-Drama, akhirnya orang di luar negara Korea mengenal bahwa makanan khas mereka tidak hanya kimchi (semacama asinan sayuran) tapi juga ada bibimbap, bulgogi dan ternyata mereka penyuka pasta karena mirip dengan mie (teuteubb...bukan orang Asia namanya kalo ga doyan mie !). 

Menghormati orang yang lebih tua pun tidak dilewatkan dalam K-Drama bahkan hal ini tidak jarang dijadikan sebagai konflik yang dialami oleh tokoh sentral.  Tetap menurut perintah orang tua walaupun bertentangan dengan keinginan hati.  Sounds familiar, isn’t ?

Image from here

Serius
Saya beranggapan bahwa K-Drama itu sinetronnya besutan negara asal Psy, penyanyi yang video Gangnam Style-nya diklik orang seantero jagad lebih dari 43 juta kali di Youtube.  Walaupun saya bukan orang yang berkecimpung di dunia perfilman namun saya menilai bahwa produksi drama tersebut namun digarap secara serius mulai dari penentuan tema, pemilihan lokasi, penata artistik, penggarapan naskah hingga backsound.  Lagu latar Winter Sonata termasuk yang saya sukai karena soundtracknya terasa pas dengan scene-scene yang disajikan.  Karena saya pernah temukan juga salah satu serial yang saya tonton, ceritanya ngga ancur-ancur amat, chemistry antar pemain baik tapi soundtracknya ngga banget. Jadi gimanna gitu...

Penata artististik dan make-up artist-nya mengerti bedanya bagaimana mendandani para pemain, kapan harus dandan lengkap dan kapan harus pakai baju butut.  Bedanya dengan drama stripping produksi lokal; dandanan si pelakon suka ga nyambung dengan peran yang dimainkan.  Seolah-olah pemainnya ga mau kelihatan jelek.  Alhasil kita melihat gincu menor plus sasakan rambut padahal tokoh yang dimainkan orang yang tidak berpunya.

Pembuatan poster serial pun dilakukan serius selayaknya poster untuk film.  Etos kerja penduduk negeri Ginseng ini memang tidak main-main.  I knew because I have worked for one of Korean company, so I know what it likes working with them.  I will tell you about this later on separate post, promise !

Drama terakhir yang saya tonton adalah Pasta (thanks to Mak Naya, kompor mledugnya berhasil membuat saya menonton serial ini !).  Jelas terlihat jika si pembuat naskah menguasai tema yang dipilih yaitu kuliner khususnya memasak a la Chef.  Ini ngga main-main lho, antara si penulis naskah harus berkonsultasi dengan professional chef betulan atau di melakukan riset terlebih dahulu sebelum menuangkannya menjadi sebuah naskah drama yang menarik dan tidak biasa.  Saya bahkan mendapatkan tips-tips memasak yang berguna setelah menonton drama ini.

Satu hal lagi yang menurut saya mengapa drama Korea banyak disukai yaitu kita bisa mengaksesnya di mana saja dan kapan saja.  Ketika pembuat lainnya berteriak-teriak tentang pembajakan atau piracy,  pihak Korea dengan santainya mengupload hampir semua serial drama dan film-filmnya di situs online (jadi inget kasus Apple vs Samsung).  Alhasil, orang punya banyak opsi untuk menikmati K-Drama ini.  Mau beli film original silahkan.  Membeli versi bajakannya yang banyak tersebar juga bisa.  Saya sendiri pilih mengakses GoodDrama atau situs ini jika ingin menonton.  Ekonomis dan simple.

Itu penelaahan saya mengapa drama Korea banyak disukai.  Menurut Anda ?

You May Also Like

12 comments

  1. manurutku drakor banyak disukai karena aktornya ganteng2 hoho

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo aktornya ganteng, anggap aja bonus mak, jadi nontonnya makin rajin hehehe

      Delete
  2. saya termasuk yg penasaran dgn K-drama krn udah lama banget sejumlah teman di BBM heboh hehe..tp disini susah nyari DVD korea..klu mau harus downloadlah n harus sabar..spt yg dilakukan ponakan saya hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nonton online aja mak Ana. Situsnya spt yang saya cantumkan di artikel.
      Selamat nonton yahh

      Delete
  3. Hi mak salam kenal, saya bukan penggemar drama korea. tapi saya salut dengan pembuatnya, karena antara cerita yang satu dan yang lainnya tidak sama. Mereka selalu menampilkan kisah cerita yang baru dan menarik. Kenapa saya ngga suka? karea saya bingung membedakan pemainnya satu sama lain :)

    ReplyDelete
  4. Karena drama korea umumnya punya cerita yang mengharu biru dan "kena" banget :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo ceritanya ha haru biru, bukan drama dunk hehehe

      Delete
  5. saya juga jarang banget nonton drama korea.. mungkin saya mau coba klik link yang dikasih mba ratna buat nonton drama korea ;)hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Monggo mak Entik. Selamat menonton.
      Lumayan hemat, ga usah beli secara bukan fans mania :)

      Delete
  6. Tambahan dikit, rata-rata kalo di drama-drama korea walaupun 'poor girl/boy' pasti hapenya canggih hahaha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. lupda diganti sama team artistiknya tuh...jadi masih pake HP pribadi si aktor/aktrisnya ^_^

      Delete
  7. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Hai ^_^
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan saya di blog ini.
Silakan tinggalkan komentar yang baik.
Mohon maaf, komentar anonim maupun yang sifatnya spam, tidak akan dipublikasikan.
Keep reading and Salam !