My Dairy Note's

Life Style & Family Blog Indonesia

    • Home
    • About
    • Disclosure
    • Lifestyle
      • Books & Movie
      • Travel
      • Culinary
      • Fotografi
    • Midlife Series
      • Family
      • Wellness
      • Blogging
      • Techno
    • Career & Project Management
      • Project Management
Nyadar ga sih, kalo ramahnya orang Indonesia itu kadang kelewatan ?  Saking ramahnya, semua serba ditanyain.   Disadari atau ngga, kesannya jadi #kepo.  BTW, tahu ngga, ternyata #kepo itu adalah kependekan dari Keen Every Personal Object ?  #barutahu ^_^

Terutama nih, kalau kita ketemu teman lama semisal reuni atau jika ada pertemuan keluarga besar.  Pertanyaannya sih standar, buat ukuran orang kita loh ya, tapi ngejawabnya yang kadang bikin susah nelen ludah sendiri.

Buat yang baru lulus kuliah; “Udah kerja di mana lo ?”.  Semoga aja dapet kerjaaan yang tempat dan posisinya bisa dipamerin, kalo ngga ?

Gambar dipinjam dari sini

Kalo udah kerja, “Pacar lo masih si itu ?”  Si ITU yang mana ?  Ga spesifik amat, padahal si ITU pun pastinya punya nama donk !  Kalo si ITU nya lebih dari satu, alamat bisa ketuker, ‘kan ?  Berabe. 

Share
Tweet
Pin
Share
15 comments

Pernahkah terpikirkan jika kita harus membeli udara untuk bernafas ?  Saat ini saja, khususnya bagi kita yang tinggal di kota besar, memerlukan usaha ekstra jika ingin menghirup udara segar bebas polusi, tujuannya jika bukan ke pinggir laut pastilah ke daerah pegunungan.  Artinya ada dana ekstra yang di atas nama liburan kita sisihkan untuk “membeli” sebuah kesegaran.  Denga sadar, kita juga rela menganggarkan sekian rupiah dari bujet kita untuk membeli air kemasan untuk minum, masak bahkan mandi dengan pertimbangan kesehatan.

Jauh sebelum adanya kesadaran aksi “Go Green” saat ini, di awal tahun 70-an, Dr. Seuss telah mengilustrasikan betapa mengerikannya dampak eksploitas alam yang disebabkan oleh keserakahan industri.

Adalah suatu kota bernama Thneedles.  Kota yang bersih, menyenangkan, penduduknya diliputi keriaan sepanjang tahun.  Bahkan bukan musim dingin pun, warga masih dapat melakukan aktivitas di atas salju yang anehnya tidak meleleh walau di bawah sinar matahari.  Sayangnya semua itu bukan hal alami.  

Share
Tweet
Pin
Share
4 comments
Gegara baca laman Flash Fiction-nya mak Redcarra, saya jadi tahu terminologi “twisted story” atau “twisted ending”, pokoke gitu deh istilahnya.  Kurang lebih maksudnya begini; dari awal cerita si penulis memberikan fakta-fakta yang menggiring pemikiran pembaca pada suatu kesimpulan.  Namun di akhir cerita, kenyataannya tidak demikian.

Apakah artinya pembaca diperdaya oleh penulis ?  Kalau menurut saya, saking pandainya si penulis meramu suatu cerita, sehingga gak terasa jika ada bagian dari cerita yang tak dijabarkan tuntas. Atau samar diulas.  Biasanya, pada akhir cerita lah, penulis akan menguraikan semuanya, fakta-fakta yang sudah tersambung lebih diperkuat lagi dengan hidden-hidden facts yang sengaja disimpan dan cerita pun berakhir dengan klimaks yang sempurna. Save the best for last !


Share
Tweet
Pin
Share
4 comments
Image from Drama.net

Sekarang ini siapa yang tidak kena demam drama korea atau yang seringnya disebut K-Drama, kependekan dari Korean Drama.  Saya pun yang awalnya tidak menggubris akhirnya menyerah juga oleh gempuran serial dari negeri Ginseng ini, walaupun masih belum termasuk kategori fans akut (hehe, pembelaan diri).  

Ada ritual tersendiri yang biasanya dilakukan sebelum menonton K-Drama.  Kenapa demikian ?  Karena saya bukan termasuk yang betah duduk nonton belasan apalagi puluhan episode.  Personally, I preferably wacth one-time movie.  Play-watch-finish !  ^_^

Kebayang betapa betenya kalo udah nonton sekian episode, ternyata ceritanya basi-garing plus ga suka sama karakter-karakternya.  Untuk menghindari itu semua; pastinya saya akan browsing dulu.  Sumber referensi bisa dari wikipedia, IMDB atau blog-blog K-Drama mania yang bertebaran itu. Jika berminat setelah baca sinopsisnya, suka dengan genre filmnya, pemainnya bukan artis Hallyu ABG unyu-unyu itu and (this is the most important ones) episode kurang dari 20, most likely I’m gonna watch it otherwise forget it !

Share
Tweet
Pin
Share
12 comments
Kalau kemaren review film yang ada unsur buku atau penulisan.  Sekarang mau ngomongin film yang mengetengahkan masak-memasak sebagai temanya.

Dibanding memasak, saya lebih hobi makan, hehehe.
Tapi bukan berarti ga bisa masak lho.  Untuk masak yang praktis-praktis aja, masih bisa lah.  Selama masakan saya masih bisa dinikmati orang serumah dan ga bikin mules, itu udah cukup buat saya.

Dari semua film yang sudah saya tonton, ternyata tema memasak ini ngga sebanyak tema buku seperti yang tulis sebelumnya.


Ratatouille

Mimpi menembus segala batasan.  Selagi ada kemampuan, do whatever it takes and you'll achieve it.  Rasanya itu pesan yang ingin disampaikan film animasi ini.  Seekor tikus -yup, tikus- hewan pengerat yang biasanya dimusuhi oleh manusia apalagi jika hubungannya dengan makanan malah jadi berteman bahkan berkolaborasi dalam memasak. Si Tikus bahkan hijrah ke  Paris untuk meraih cita-citanya.  Padahal dalam dunia nyata, masakan dan tikus adalah hal yang tidak boleh bersatu bukan ?

Remy si tikus jenius punya cita rasa tinggi dalam hal kuliner.  Tidak seperti tikus lain yang pemakan segala, rakus dan jorok; sifat Remy lebih selayaknya manusia.

Moral story of the movie is good.  I would say this is one of inspiring  movie not only for kids but for all of us who has A dream.  Go for it !  Chase your dream, no matter what !
As an animation movie lover, what I enjoy the most is French's taste in this film.  The songs, the accent, voila !

Bon appetite, mon ami ...



Share
Tweet
Pin
Share
10 comments
Yuk, kita lanjutin ngomongin Antara Buku dan Filmnya !


Atonement
Masa remaja seseorang adalah dasar bagi seseorang bahkan ketika tuanya nanti.  Begitulah kesimpulan saya atas cerita film yang dibuat berdasarkan novel dengan judul yang sama ini.  

Mengisahkan keirian seorang remaja 13 tahun kepada kakaknya sendiri, hingga ia berbohong dan kebohongannya itu justru menjerumuskan orang-orang terdekatnya termasuk kakaknya.  Secara fisik, si ABG ini memang tidak seperti kakaknya yang diperankan oleh Keira Knightley namun si ABG (Saoirse Ronan) punya kelebihan dalam menulis.  Di kemudian hari, Si Adik digambarkan menjadi seorang novelis.

Rasa bersalah sang gadis kemudian tercermin dalam karya-karya tulisnya sebagai pernyataan maaf yang tidak sempat disampaikan sang adik pada sang kakak.

Untuk saya sebagai orang tua, nonton film ini mengingatkan kembali pentingnya perang orang tua sebagai pendamping anak-anak khususnya yang menginjak usia remaja karena memang masa remaja adalah masa yang rawan.  Bagi yang ga suka sad ending movie, better not wacth this movie nor read the novel.

Share
Tweet
Pin
Share
4 comments
Saya suka nonton.
Saya juga suka membaca.
Dan sekarang sedang antusiasnya menulis.
Jadi kalo ada film yang melibatkan buku dan atau tulis-menulis dalam ceritanya; pastinya bela-belain nonton. Bila perlu, sampe beli atau download filmnya, hehehe.  Oh ya, yang dimaksud melibatkan buku atau tulis-menulis di sini dalam ceritanya sang tokoh bisa berperan sebagai penulis atau senang membaca atau sebagai pemilik buku.  Pendeknya yang kehidupannya tokohnya bersentuhan dengan buku atau proses penulisan.

Mau tahu film apa aja ?
Hallow para pencinta buku dan film, berikut daftar film versi saya yang memenuhi unsur buku atau tulis-menulis.  Satu lagi, semua film berikut sudah saya tonton ya !

You've Got Mail 
Di dunia maya, mereka saling merindukan padahal tanpa mereka sadari ternyata di dunia nyata mereka berseteru karena Tom Hanks selaku pemilik salah satu toko buku besar di New York ingin mengakuisi toko buku kecil milik Meg Ryan.  Padahal Meg sangat menyayangi toko buku kecilnya. Meneruskan usaha sang ibu juga melambangkan rasa sayang Meg pada mendiang ibunya.  Yang saya suka, ada adegan bagaimana Meg mendongeng pada pengunjung-pengunjung kecil di tokonya. Tidak hanya sekedar menjual buku, selain mencintai buku Meg juga gambarkan mencintai profesinya sebagai pemilik toko buku.  

Share
Tweet
Pin
Share
5 comments

Inilah beberapa sumber pustaka yang "meracuni" otak saya hingga memutuskan untuk alih profesi.  

Semoga Anda ga pada ketularan juga, hehehe....


Share
Tweet
Pin
Share
2 comments
Older Posts

Follow Me

Email Facebook LinkedIn Pinterest

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2025 (4)
    • ▼  October 2025 (1)
      • Personal Branding Konsultan Project Management: 3 ...
    • ►  August 2025 (1)
    • ►  July 2025 (1)
    • ►  June 2025 (1)
  • ►  2022 (2)
    • ►  June 2022 (2)
  • ►  2021 (12)
    • ►  August 2021 (1)
    • ►  July 2021 (3)
    • ►  June 2021 (2)
    • ►  May 2021 (1)
    • ►  February 2021 (1)
    • ►  January 2021 (4)
  • ►  2020 (7)
    • ►  December 2020 (2)
    • ►  October 2020 (1)
    • ►  April 2020 (2)
    • ►  March 2020 (1)
    • ►  January 2020 (1)
  • ►  2019 (17)
    • ►  November 2019 (1)
    • ►  October 2019 (2)
    • ►  September 2019 (1)
    • ►  July 2019 (1)
    • ►  May 2019 (2)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  February 2019 (1)
    • ►  January 2019 (4)
  • ►  2018 (25)
    • ►  December 2018 (4)
    • ►  November 2018 (4)
    • ►  October 2018 (3)
    • ►  August 2018 (2)
    • ►  July 2018 (5)
    • ►  April 2018 (1)
    • ►  March 2018 (1)
    • ►  February 2018 (2)
    • ►  January 2018 (3)
  • ►  2017 (18)
    • ►  December 2017 (5)
    • ►  November 2017 (3)
    • ►  October 2017 (1)
    • ►  September 2017 (2)
    • ►  August 2017 (3)
    • ►  June 2017 (1)
    • ►  April 2017 (1)
    • ►  February 2017 (1)
    • ►  January 2017 (1)
  • ►  2016 (37)
    • ►  December 2016 (1)
    • ►  November 2016 (1)
    • ►  July 2016 (3)
    • ►  June 2016 (4)
    • ►  May 2016 (2)
    • ►  April 2016 (9)
    • ►  March 2016 (8)
    • ►  February 2016 (3)
    • ►  January 2016 (6)
  • ►  2015 (75)
    • ►  December 2015 (2)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  September 2015 (6)
    • ►  August 2015 (5)
    • ►  July 2015 (19)
    • ►  June 2015 (4)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  April 2015 (7)
    • ►  March 2015 (5)
    • ►  February 2015 (9)
    • ►  January 2015 (5)
  • ►  2014 (39)
    • ►  December 2014 (2)
    • ►  November 2014 (1)
    • ►  October 2014 (2)
    • ►  September 2014 (4)
    • ►  August 2014 (5)
    • ►  July 2014 (2)
    • ►  June 2014 (3)
    • ►  May 2014 (4)
    • ►  April 2014 (2)
    • ►  March 2014 (2)
    • ►  February 2014 (5)
    • ►  January 2014 (7)
  • ►  2013 (36)
    • ►  December 2013 (5)
    • ►  November 2013 (5)
    • ►  October 2013 (2)
    • ►  September 2013 (5)
    • ►  August 2013 (1)
    • ►  June 2013 (1)
    • ►  May 2013 (4)
    • ►  April 2013 (6)
    • ►  March 2013 (3)
    • ►  February 2013 (2)
    • ►  January 2013 (2)
  • ►  2012 (28)
    • ►  December 2012 (2)
    • ►  November 2012 (3)
    • ►  October 2012 (3)
    • ►  September 2012 (4)
    • ►  August 2012 (4)
    • ►  July 2012 (5)
    • ►  May 2012 (1)
    • ►  April 2012 (1)
    • ►  March 2012 (1)
    • ►  February 2012 (1)
    • ►  January 2012 (3)
  • ►  2011 (28)
    • ►  December 2011 (2)
    • ►  November 2011 (3)
    • ►  October 2011 (1)
    • ►  September 2011 (1)
    • ►  August 2011 (4)
    • ►  July 2011 (2)
    • ►  June 2011 (4)
    • ►  May 2011 (1)
    • ►  April 2011 (4)
    • ►  March 2011 (3)
    • ►  January 2011 (3)
  • ►  2010 (2)
    • ►  December 2010 (1)
    • ►  June 2010 (1)

Created with by BeautyTemplates