-webkit-border-radius: 100px; -moz-border-radius: 100px; border-radius: 100px; #linkwithin_logolink_0 {display:none;}

Things that I could not find from that boy (Peran Ayah Dalam Masa Tumbuh Kembang Anak)

credit from here

Yang sering terkatakan adalah anak-anak produksi broken family jarang yang berhasil karena mereka tidak punya role model sebagai pegangan.  

Yang sering terceritakan adalah ada si anu bercerai, si itu berpisah; yang semuanya saya tanggapi tak serius.  Dalam artian itu adalah pilihan hidup seseorang.  Jika sudah dipilih maka harus siap dengan konsekuensinya.  

Jika saja karena tidak melihat di depan mata sendiri, maka a broken family yang saya tahu hanya sebatas cerita saja. 

Jika masih banyak yang berpendapat malangnya tumbuh tanpa ibu, ternyata ayah pun punya peran penting dalam masa tumbuh kembang anak.  Makin menyadarkan bahwa fungsi laki-laki dalam keluarga tidak sebatas pemberi nafkah semata.  There a lot more meanings being A father and husband !

Seperti kisah yang dialami oleh seorang kerabat.

Sepatu Ke-16


Kita seperti sepasang sepatu
Yang mengayun langkah bersama
Kita seperti sepasang  sepatu
Kau kiri, aku kanan
Kiri tidak bisa menjadi kanan, kananpun tak biasa menjadi kiri
Namun tanpa salah satu, akan sulit tiba di tujuan
Bisa terpincang-pincang, cepat lelah bahkan

Kita seperti sepasang sepatu
Saling melengkapi, differs in harmony
Kita seperti sepasang sepatu
They look right when they're together



Kita memang sepasang sepatu

Mall Fotography

This is not street photography,
this is A mall photography.

Took all the pictures on one of family quality time,
none other place than at da mall !

e.n.j.o.y

***



(Alih Rupa) Bogor Car Free Day

Sesuai judul, teorinya ga ada kendaraan yang melintas di Jl. Jalak Harupat, Sempur, Bogor dari pukul 6 - 9 pagi di setiap Minggunya.  Namun apa daya, masih ada motor yang nyelonong masuk tanpa dikenai sanksi oleh petugas yang berjaga di ujung jalan dekat pintu gerbang Istana Bogor.  Atau mungkin saking pinternya, betul-betul literary dianggap bahwa CAR yang dimaksud ini adalah mobil, rodanya empat.  Sedangkan, motor 'kan hanya beroda 2 ?!  *geleng-geleng*

Manusia yang menyemut
Belum lagi gelaran lapak penjual segala rupa dagangan.  Ruas jalan yang niatnya diperuntukkan untuk kenikmatan pejalan kaki menikmati teduhnya jajaran pepohonan besar di bagian luar Kebun Raya Bogor tak tercapai kini.  Gimana mau enjoy berjalan jika setiap satu meter terhalang hamparan dagangan orang.  Gak mungkin 'kan kita langkahi periuk orang, apalagi sampai kita injek walaupun itu bukan tempatnya mereka berjualan.  Selama 3 jam itu, semua orang bebas menjajakan dagangannya.  Ngga sedikit yang mendadak jualan !  Bukan mendadak dang dut seperti judul film itu lho, yaa...^_^

Padahal ketika digagas lima tahun lalu, tak begitu adanya.  Belakangan, cita-cita Car Free tinggal betul-betul tinggal cita-cita.  Sayang juga sih sebenernya...

Tak ada lagi jalan santai, boro-boro santai karena adu senggol dengan manusia lain dan kudu cermat merhatiin jalan, hihihi.

Sabar menanti melintasi Jl. Jalak Harupat

Tapi untuk urusan foto-foto, jadi amat beragam.  Mulai dari mainan anak, jajanan pasar, perabot plastik merek ternama sampe kadang-kadang salesman motor pun tak menyia-nyiakan kesempatan berjualan di sini. Seru !

Typo

Belakangan banyak istilah asing yang di-Indonesia-kan.
Ada yang kedengarannya jadi janggal karena mungkin kita sudah terbiasa dengan istilah aslinya.  Semisal hashtag jadi tagar.  Web page dilokalkan jadi laman.  Pertama kali denger, agak bengong juga.

Dan tidak sedikit yang jadi salah tulis.  Kalo sudah perkara salah tulis, bisa jadi beda arti dari yang sebenarnya atau malah jadi lucu sama sekali.

Terutama kalo bepergian ke daerah, mother tongue alias lidah lokal memang ngga bisa dikelabui.

Thanks to smart phone, bikin gampang dokumentasi kalo nemuin kata-kata lucu seperti ini ^_^