(nerusin oleh-oleh Hanoi yang ini)
There's always a good thing within, even in a dirt ! Makanya bagian ini saya beri heading Ying Yang. Karena selalu ada hal-hal manis sebagai penyeimbang.
The Beauty of the City
- Ibarat trend, I found Hanoi as a vintage city.
- Sudut-sudut kota dihiasi oleh bangunan yang kental unsur arsitektur Perancisnya. East meets West menghasilkan bangunan yang cantik. Mengingatkan saya akan bangunan art deco yang kalo di Indonesia masih bisa ditemukan di kota-kota lama seperti Bandung atau Malang. Buat yang suka melihat-lihat bangunan-bangunan kuno, silahkan masukkan Hanoi dalam daftar must place to visit.
- Banyaknya bangunan kuno yang berdiri utuh bahkan masih berfungsi umumnya untuk kegiatan pemerintahan menunjukkan jika mereka bisa memelihara dan menghargai peninggalan.
- Uniknya, di dalam kota juga ditemukan bangunan semacam kuil seperti yang saya temukan di pinggir danau kawasan Old Town.
- Nampaknya Old Town ini adalah melting pot nya kota Hanoi. Pada malam hari, kita bisa menjumpai banyak wisman di kawasan ini. Atmosfir internasional sangat terasa manakala kita mendengar beragam bahasa percakapan mengawang di udara; Swedia, Belanda, Perancis juga Bahasa Indonesia (nah, itu pastinya gerombolan kami, hihihi). Selain tempat penginapan, terdapat pilihan tempat makan seperti caffe dan restoran di kawasan Old Town. Lagi-lagi nafas Perancis kental terasa di sini. Dari cara penyusunan meja kursi di selasaran resto persis di tepi jalan, mengingatkan saya akan film klasik Midnight in Paris. Wanna see an interesting night life in Hanoi ? Definitely come to Old Town !
- Hanoi makin menarik karena dikelilingi banyak danau dan aliran sungai. So they will be a beautiful scenery during the night; permukaan air danau memantulkan cahaya lampu kota. Cantik banget !
- Bertentangan dengan kondisi jalanan, Hanoi punya banyak taman di tengah kota. Parks by the lake, awesome !