Mengintip Istana Bogor

by - January 09, 2014

Tidak semua orang punya kesempatan mengunjungi Istana Kepresidenan.  Walaupun Presiden itu dipilih oleh rakyat, ironisnya rakyat punya keterbatasan dalam mengakses istana yang jadi tempat tinggal wakil rakyat yang dipilihnya itu.  

Supaya bisa masuk ke istana kepresidenan, rakyat harus mengikuti aturan protokoler termasuk larangan memotret.  Mungkin, demi alasan keamanan.  Hanya di area tertentu kita boleh mengambil gambar.  Sudah masuknya ga gampang, eh pake ga boleh motret pula *hiks* padahal tidak sedikit obyek yang menarik lho.  Walaupun pihak Istana menyediakan foto booth yang hasil gambarnya dicetak langsung di tempat, tapi rasanya beda dengan foto sendiri 'kaannn (pembenaran diri sendiri hehe).


Maka ketika ada kesempatan gratis mengunjungi Istana Bogor hasil kerjasama Dinas Pariwisata Kota Bogor dengan Kesekretariatan Istana Bogor dalam rangka hari jadi Bogor di Juni tahun lalu (yup, tahun lalu sodara-sodara !  Betapa malasnya diriku untuk mempostingnya), kami tidak menyia-nyiakan kesempatan langka tersebut.  



Khusus di acara ini, cara pendaftarannya lebih mudah; registrasi di halaman kantor DPRD Bogor.  Jika kuota sudah mencapai 100 orang, rombongan segera diberangkatkan ke Istana.  Jalan kaki ramai-ramai sebab kantor DPRD Bogor letaknya di seberang istana.  Ga boleh bawa gembolan, cuma boleh bawa dompet atau barang berharga lainnya.  Semua tas dikumpulkan di panitia dan diambil setelah tour selesai.  Disediakan juga loker penyimpanan di pos keamanan yang letaknya dekat dengan pintu gerbang.

Melihat banyaknya orang yang antri menunggu giliran diberangkatkan, program ini memang diminati masyarakat luas, tidak hanya oleh penduduk kota Bogor tapi juga dari luar kota Bogor bahkan turis asing.  Kabarnya di tahun 2012 saja, total pengunjung mencapai 60 ribu orang.  



Mungkin mereka sama dengan saya, seumur-umur belum pernah masuk istana !  Ketika kaki sudah melangkah masuk; dari dalam komplek, baru tersadarkan bahwa lapangan rumputnya itu emang luas banget.  Kalau selama ini selalu melihat rusa bintik putih dari luar pagar istana, maka inilah saat dimana saya dari dalam halaman istana melihat mereka sedang merumput.  Ga heran kalau si rusa jadi icon Istana Bogor sekaligus icon Kota Bogor.  

Dan akhirnya siang itu, saya bisa juga lihat langsung the famous Kaca Seribu dan lukisan langka Perkawinan Adat Rusia karya seniman asal Rusia.  Banyak lagi karya seni seperti lukisan dan patung yang dipajang yang buat saya lebih serasa tour de museum. Patung-patung diletakkan hampir di semua bagian istana; di bagian dalam, koridor bahkan di halaman istana.  Khusus patung, rata-rata berkonsep nudity alias tak berbaju. 



Kalau kita mau berterima kasih, pernyataan itu sepertinya layak ditujukan kepada presiden pertama kita Soekarno yang memang nota bene pencinta seni dibanding presiden lain yang pernah memimpin Indonesia.
  
Tidak semua ruangan bisa diakses, dipasang tali merah sebagai penghalang.  Ruang Kerja Presiden, ruangan pertemuan semua hanya bisa dilihat dari pintu saja.  Untuk melihat lukisan pun dibuat jarak minimum, menghindari tangan-tangan penjunjung yang biasanya reflek menyentuh obyek yang dilihat (^_^).  

Halaman istana pun tidak bisa diakses semua.  Singkat kata, pengunjung hanya diijinkan sesuai jalur yang disediakan.  





Buat yang pengen tahu lebih banyak tentang sejarah berdirinya Istana Bogor dan perannya dalam perjalanan negeri tercinta, lengkapnya ada di link ini

Untuk tata laksana kunjungan ke Istana di hari biasa, bisa dibaca keterangannya di bagian Trivia Facts.







psssttt, kamera (baca DSLR dan kamera poket) ga boleh dibawa masuk tapi memotret dengan kamera handphone tidak dilarang hehehe


Trivia Facts :
  • Sudah beberapa tahun ini, dalam memperingati Hari Jadi Kota Bogor, Dinas Pariwisata Kotamadya Bogor bekerja sama dengan Kepresidenan Istana Bogor menyelenggarakan kunjungan gratis ke Istana Bogor atau "Open Istana".  Jadi jika sudah masuk bulan Juni, silahkan Gooling untuk update infonya.
  • Calon pengunjung harus mematuhi peraturan;  tidak menggunakan sandal, berpakaian rapi dan sopan, tidak diperkenankan membawa tas, anak berusia di bawah 10 tahun tidak diperbolehkan ikut dan tidak diperbolehkan membawa kamera (protes sama peraturan yang satu ini !)
  • Bagi anda yang ingin mengikuti program Istana Untuk Rakyat, informasi lebih lanjut dapat dibaca di http://presidenri.go.id/
  • Masih penasaran juga dengan isi istana ?  Silahkan intip instagram atau webstagram Ibu Aniyudhoyono di https://www.instagram.com/aniyudhoyono/

You May Also Like

6 comments

  1. saya juga pernah mengunjungi istana bogor, waktu itu kayanya kunjungan dari sekolah. Tepatnya saya lupa, haha *saking lamanya*

    katanya ada lorong bawah tanah, tapi saya belum pernah mengunjungi kesana karena waktu itu saya takut, haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, yang lorong bawah tanah saya malah baru denger tuh, mak.
      Ma kasih udah mampir :)

      Delete
  2. wowww,keren bangetttttttttttttt,,saya belum pernah ke istana negara ^_^
    salam kenal mbk:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aslinya lebih keren, mba Hana.
      Salam kenal juga ^_^

      Delete
  3. saya terakhir SMP hehe. BErarti belom bisa ngajak anak-anak saya. Masih pada dibawah 10 tahun :)

    ReplyDelete

Hai ^_^
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan saya di blog ini.
Silakan tinggalkan komentar yang baik.
Mohon maaf, komentar anonim maupun yang sifatnya spam, tidak akan dipublikasikan.
Keep reading and Salam !