Yuk, kita lanjutin ngomongin Antara Buku dan Filmnya !
Atonement
Masa remaja seseorang adalah dasar bagi seseorang bahkan ketika tuanya nanti. Begitulah kesimpulan saya atas cerita film yang dibuat berdasarkan novel dengan judul yang sama ini.
Mengisahkan keirian seorang remaja 13 tahun kepada kakaknya sendiri, hingga ia berbohong dan kebohongannya itu justru menjerumuskan orang-orang terdekatnya termasuk kakaknya. Secara fisik, si ABG ini memang tidak seperti kakaknya yang diperankan oleh Keira Knightley namun si ABG (Saoirse Ronan) punya kelebihan dalam menulis. Di kemudian hari, Si Adik digambarkan menjadi seorang novelis.
Rasa bersalah sang gadis kemudian tercermin dalam karya-karya tulisnya sebagai pernyataan maaf yang tidak sempat disampaikan sang adik pada sang kakak.
Untuk saya sebagai orang tua, nonton film ini mengingatkan kembali pentingnya perang orang tua sebagai pendamping anak-anak khususnya yang menginjak usia remaja karena memang masa remaja adalah masa yang rawan. Bagi yang ga suka sad ending movie, better not wacth this movie nor read the novel.
Atonement
Mengisahkan keirian seorang remaja 13 tahun kepada kakaknya sendiri, hingga ia berbohong dan kebohongannya itu justru menjerumuskan orang-orang terdekatnya termasuk kakaknya. Secara fisik, si ABG ini memang tidak seperti kakaknya yang diperankan oleh Keira Knightley namun si ABG (Saoirse Ronan) punya kelebihan dalam menulis. Di kemudian hari, Si Adik digambarkan menjadi seorang novelis.
Rasa bersalah sang gadis kemudian tercermin dalam karya-karya tulisnya sebagai pernyataan maaf yang tidak sempat disampaikan sang adik pada sang kakak.
Untuk saya sebagai orang tua, nonton film ini mengingatkan kembali pentingnya perang orang tua sebagai pendamping anak-anak khususnya yang menginjak usia remaja karena memang masa remaja adalah masa yang rawan. Bagi yang ga suka sad ending movie, better not wacth this movie nor read the novel.





